Zaman benar-benar sudah edan. Kelakuan manusianya pun juga ikut-ikutan
edan. Seperti yang terjadi belakangan ini, muncul sebuah kontroversi yang
menyita perhatian banyak pihak akibat kesintingan manusia.
Kontroversi itu adalah “Agama Smash”. Dari namanya saja sudah dapat
ditebak kontroversi macam apa yang sedang terjadi disini. Ya, ini kontroversi
yang menyangkut kepercayaan, menyangkut agama.
Agama smash ini adalah sebuah kepercayaan yang menjadikan boyband smash
sebagai tuhan mereka. Agama ini juga menganggap boyband yang beranggotakan
Morgan, Rangga, Rafael, Dicky, Reza, Ilham, dan Bisma sebagai tuhan smash.
Bagaimana bisa, anggota boyband yang notabene adalah sama-sama manusianya
mereka anggap sebagai tuhan. Sungguh ironis.
Agama ini dirintis oleh seorang perempuan yang mengaku bernama Sri
Widyaningsih Artanti. Lewat blognya di agamasmash, ia mengembangkan
agama ini. Awalnya saya masih menggangap keberadaan agama smash ini sebagai
guyonan, karena saya mengetahui agama smash ini dari teman saya. Ia mengatakan
kepada saya, bahwa kita ia maen di Kaskus, ia tidak sengaja menemukan thread
yang berbicara tentang agama smash. Namun, teman saya tidak mengatakan secara
lengkap, Ia hanya menceritakan bahwa agama smash itu makannya Sosis So Nice,
minumnya teh Rio, dan guyonan lainnya. Padahal kenyataannya, bahasan tentang
agama smash ini jauh lebih luas dari sekedar guyonan belaka.
Fakta yang sebenarnya terungkap saat pelajaran bahasa Indonesia di kelas
saya. Saat itu, pelajaran membahas materi tentang diskusi. Kami dibagi menjadi
beberapa kelompok untuk melakukan presentasi terhadap suatu topik permasalahan,
dan kelompok lainnya akan berpendapat tentang topik yang diangkat, sehingga
diskusi terlaksana. Setelah berfikir agak lama, kelompok kami memutuskan untuk
mengangkat topik tentang “Fenomena Boyband dan Girlband di Indonesia”. Dan dari
situlah, fakta sebenarnya dari agama smash, yang selama ini saya anggap guyonan
semata, akhirnya terungkap sudah.
Agama smash bukan hanya kepercayaan yang mengagung-agungkan boyband
smash dan menganggapnya tuhan. Atau sekedar guyonan yang menyuruh makan Sosis
So Nice atau minum Teh Rio. Tetapi juga menghina agama lain yang ada di
Indonesia. Coba saja anda lihat blognya di agamasmash.blogspot.com, disana
tertulis puluhan artikel yang isinya adalah penghinaan terhadap agama lain. Benar-benar
penghinaan. Dan parahnya, bukan hanya satu agama, melainkan 3 agama yang Sri
Widyaningsih Artanti – penulis blog – olok-olokkan dalam blognya.
Islam, Kristen, dan Konghucu, 3 agama yang Sri olok-olokan lewat agama
smash-nya. Saya tidak tahu apa motivasi sebenarnya dengan memperolok banyak
agama seperti itu, dengan embel-embel “agama smash”. Pertama, Ia mengolok-olok
Islam sebagai agama mayoritas di Indonesia dengan postingan “Ketololan Orang
Islam” dari part 1 sampai part 17. Kedua, Ia juga mengolok-olok agama Kristen sebagai
agama mayoritas kedua di Indonesia dengan olokan “Christ Comedy” dari part 1
sampai part 4. Dan terakhir, Ia juga memperolokkan agama konghucu dengan olok-olok
“Ketololan Agama Konghucu Part 1”.
Agaknya kesintingan Sri tidak sampai disitu saja. Ia melanjutkan
ketidakwarasannya itu dengan membuat
sendiri kitab suci untuk agama yang dikelolanya, yaitu kitab suci Sm*shayana.
Kitab itu berisi ayat-ayat yang dikarangnya sendiri, seperti Surat Morgan,
Surat Dicky, Surat Rangga, dan surat-surat dengan personel smash lainnya. Dan
sepertinya – menurut saya – surat itu adalah salinan dari Al-qur’an yang mengganti
nama Allah dengan tuhan smash.
Ironisnya, agama ini memiliki ratusan penggemar di facebook yang terus
bertambah setiap hari. Dan di twitter pun followersnya juga sudah menembus
angka seratus. Apakah ini menandakan bahwa banyak orang yang sepaham dengan
agama ini ? ckckck, zaman benar-benar sudah edan !
Untuk Monolaknya AYo Gabung Fan Pagesnya https://www.facebook.com/KatakanTidakUntukAgamaSmash atau Klik Disini
Untuk Monolaknya AYo Gabung Fan Pagesnya https://www.facebook.com/KatakanTidakUntukAgamaSmash atau Klik Disini





0 komentar:
Posting Komentar